Pendamping Branding Social Media
Tingkatkan Branding Pasar Pring Sewu, Tim UMSIDA Dampingi Pedagang Manfaatkan Media Sosial
Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan untuk memperkenalkan potensi pasar dan produk masyarakat kepada khalayak yang lebih luas. Melalui program Pendampingan Branding Social Media, tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) memberikan pendampingan kepada pedagang Pasar Pring Sewu, Dusun Binangun, dalam membangun branding dan mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai media promosi.
Kegiatan ini berfokus pada pembelajaran mengenai cara mem-branding Pasar Pring Sewu melalui media sosial, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pembuatan konten yang menarik dan sesuai dengan karakteristik pasar. Pendampingan dilakukan secara bertahap agar para pedagang tidak hanya mengenal media sosial, tetapi juga mampu menggunakannya secara mandiri untuk mendukung aktivitas promosi.
Mengenalkan Branding kepada Pedagang Pasar
Tahap awal kegiatan dilakukan melalui sosialisasi kepada para pedagang Pasar Pring Sewu. Pada tahap ini, tim memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas pasar melalui media sosial serta mendorong para pedagang agar lebih percaya diri dalam memperkenalkan produk dan aktivitas pasar kepada masyarakat.
Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembuatan konten adalah keberanian tampil di depan kamera. Oleh karena itu, pendampingan juga diarahkan untuk membantu pedagang agar lebih berani berekspresi, berbicara di depan kamera, dan mulai terbiasa membuat konten sederhana.
Pelatihan Membuat Konten Media Sosial
Setelah mendapatkan pemahaman mengenai branding, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan konten. Para pedagang diberikan pendampingan mengenai cara membuat materi promosi yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk maupun suasana Pasar Pring Sewu.Pelatihan dilakukan dengan pendekatan praktik sehingga peserta dapat langsung mencoba membuat konten. Para pedagang dilatih untuk berbicara di depan kamera, menyampaikan informasi produk, serta membangun kebiasaan membuat konten secara lebih konsisten. Konten yang dibuat tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk pedagang, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan aktivitas dan potensi Pasar Pring Sewu kepada masyarakat yang lebih luas.
Penerapan Teknologi untuk Promosi Pasar
Pemanfaatan teknologi media sosial kemudian diterapkan melalui pengelolaan akun Instagram @wisatabinangun. Akun tersebut digunakan sebagai salah satu media untuk menyampaikan informasi mengenai Pasar Pring Sewu dan aktivitas yang ada di kawasan Binangun. Tim memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan media sosial serta penyesuaian konten dengan waktu produksi Reels. Dengan strategi tersebut, informasi mengenai pasar dapat dikemas dalam bentuk konten visual yang lebih mudah diterima oleh pengguna media sosial. Pengelolaan akun secara konsisten juga diharapkan dapat membantu membangun identitas digital Pasar Pring Sewu sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh informasi mengenai keberadaan, aktivitas, dan produk yang tersedia di pasar.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa
Kegiatan pendampingan branding media sosial ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa UMSIDA.
Tim Dosen:
Rohman Djaya, S.Kom., M.Kom.
Tim Mahasiswa:
- Shafiqa Azwa Lysandra
- Inez Fadya Luviana
- Triyo Robin
- Islah Herlina Putri