Kerajinan Anyaman Bambu Binangun: Dari Tangan Terampil Menuju Perekonomian Kreatif
Di Dusun Binangun, seni menganyam bukan sekadar keterampilan turun-temurun, melainkan juga nadi perekonomian kreatif yang terus berdenyut. Salah satu kenangan manis yang pernah tercipta di dusun ini adalah ketika masyarakat bersama-sama menggelar kegiatan kerajinan bersama dirumah warga, dengan bambu sebagai bahan utama dan anyaman sebagai karya yang lahir dari kerja sama penuh kekompakan.
Kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga wadah bagi para perajin lokal untuk menunjukkan keahlian mereka. Dalam suasana akrab dan penuh tawa, para ibu, hingga generasi muda duduk berdampingan menyusun bilah-bilah bambu menjadi berbagai produk bernilai seni tinggi. semua lahir dari sentuhan tangan-tangan terampil warga Binangun.
Dari kegiatan kerajinan bersama itulah kemudian lahir berbagai UMKM binaan desa yang kini mulai dikenal hingga luar daerah. Para perajin tidak lagi bekerja sendiri-sendiri, tetapi telah membentuk kelompok usaha yang saling mendukung dalam produksi.
Dengan semangat kebersamaan dan inovasi yang terus tumbuh, kerajinan anyaman dan UMKM Binangun membuktikan bahwa tradisi bisa menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui karya nyata, Desa Wisata Binangun tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga membuka pintu kesejahteraan bagi seluruh warganya.